Polisi Hentikan Pengusutan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo

Direktur Tindak Pidana Umum Mabes Polri Brigjen Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/8). Foto INFOMASE: Tangkapan layar Instagram @divisihumaspolri/ BHAKTI
Direktur Tindak Pidana Umum Mabes Polri Brigjen Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/8). Foto INFOMASE: Tangkapan layar Instagram @divisihumaspolri/ BHAKTI

INFOMASE, Jakarta: Mabes Polri resmi menghentikan pengusutan atas laporan kasus dugaan percobaan pembunuhan dan dugaan pelecehan seksual dengan terlapor Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

“Kedua perkara ini kita hentikan penyelidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Mabes Polri Brigjen Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/8), seperti disimak Infomase.id dalam siaran langsung di akun Instagram resmi @divisihumaspolri.

Laporan pertama soal kasus dugaan percobaan pembunuhan berasal dari laporan Marthin Gabe dengan korban Bharada E dan terlapor Brigadir J.

Laporan ini tercatat dengan nomor LP 368 A VII 2022 SPKT Polres Metro Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

“Pada laporan ini tempatnya di Jakarta, tanggal 8 Juli 2022 sekira pukul 17.00 WIB bertempat di komplek Duren Tiga, Jakarta Selatan,” kata Andi Rian.

Kemudian laporan polisi kedua dengan nomor LPB 1630 VII 2022 SPKT Polres Metro Jakarta Selatan pada 9 Juli 2022, tentang kejahatan terhadap kesopanan terhadap kesopanan dan atau memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dan atau kekerasan seksual.

“Waktu kejadian diduga Jumat 8 Juli 2022, dengan pelapor Putri Candrawathi korbannya juga sama, dengan terlapor Nopriansyah Yosua Hutabarat,” kata Andi Rian.

Setelah dilakukan gelar perkara polisi menghentikan karena tidak ditemukan tindak pidana dalam kasus yang diduga pelecehan seksual itu. (BH)