Sempat Bela Ferdy Sambo, Bamsoet: Saat Itu Kebenaran Belum Valid

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet. (Instagram @bambang.soesatyo)
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet. (Instagram @bambang.soesatyo)

INFOMASE, Jakarta: Berbeda dengan keterangan terdahulu yang membela Ferdy Sambo di depan media, kini Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung langkah tegas Polri di sisa penyelesaian kasus Brigadir J.

Sebelum terungkap sebagai otak di balik tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Bamsoet sempat menunjukkan empati tinggi pada mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

Dia bahkan menyebut publik ‘menyiksa’ Sambo dan keluarga dengan perundungan online saat belum terbukti bersalah.

Hal itu dilontarkannya pada saat membuka Forum Tematik Badan Koordinasi Humas pada 4 Agustus 2022 lalu.

Baca Juga: Kejari Depok Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Damkar

Mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan itu lantas meluruskan berbagai informasi keliru terkait pernyataannya, yang beredar di media.

Sedari awal, dia menegaskan dirinya tak pernah membela Irjen FS. Dia berdalih, Sambo saat itu belum ditetapkan sebagai tersangka, sehingga masyarakat sepatutnya jangan dulu berspekulasi.

Dia mengatakan, saat itu dia hanya mengajak publik untuk menghormati proses hukum dan menjunjung tinggi asas equality before the law dengan mengedepankan asas praduga tidak bersalah.

“Saat itu saya mengajak masyarakat untuk bijaksana mencerna berbagai informasi yang beredar di media sosial. Mengingat pada saat itu banyak sekali beredar informasi di media sosial yang kebenarannya belum valid,” ujarnya, di Jakarta, Rabu, 10 Agustus 2022.

Baca Juga: Warganet Hingga Wakil Ketua DPR Minta Benny Mamoto Mundur dari Kompolnas

“Tidak jelas juga darimana sumber informasinya, baik terhadap almarhum Brigadir J maupun terhadap keluarga besar Irjen FS,” tuturnya lagi, dikutip INFOMASE dari PMJ News.

Menurutnya, jangan sampai kesimpangsiuran informasi itu langsung ditelan mentah oleh masyarakat.

Sebab, dia melanjutkan, hal itu justru akan merugikan banyak pihak tak bersalah, baik dari keluarga almarhum Brigadir J maupun keluarga FS.

Dia lantas mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam menyelesaikan kemelut kasus ini.

Dia menekankan, langkah ini sejalan dengan sikap tegas Presiden Joko Widodo yang telah menginstruksikan agar Polri segera mengusut tuntas kasus tanpa keragu-raguan.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ingin CFW Ekspansi ke Kawasan Lain di Jakarta

“Presiden Joko Widodo menekankan bahwa pengungkapan kebenaran kasus ini sangat diperlukan agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri tidak hilang. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sudah menjalankan tugasnya dengan sangat baik,” ujar dia.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia itu kemudian menerangkan, berbagai langkah Kapolri merupakan cerminan keseriusan Polri.

Baik dalam memenuhi rasa keadilan masyarakat, maupun menegakkan keadilan untuk keluarga almarhum Brigadir J. (Putra)