Usai Nyatakan Pensiun, Greysia Polii Diangkat Jadi ASN

Legenda bulu tangkis Indonesia Greysia Polii. INFOMASE FOTO: BWF Badminton
Legenda bulu tangkis Indonesia Greysia Polii. INFOMASE FOTO: BWF Badminton

 

INFOMASE, Jakarta: Pebulu tangkis senior ganda putri Indonesia, Greysia Polii, resmi pensiun sebagai seorang atlet. Menariknya, wanita peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu langsung diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Terbaru, acara bertajuk Testimonial Day Greysia Polii digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022). Acara tersebut menandai pensiunnya sang pebulu tangkis andalan Tanah Air.

Acara tersebut digelar dengan meriah. Sejumlah atlet ternama yang pernah menjadi kawan dan lawan Greysia Polii turut hadir di sana. Acara tersebut dibuka dengan penampilan dari musisi papan atas Tanah Air, Raisa.

Selain itu, acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna , dan Menpora RI Zainudin Amali. Apresiasi tinggi pun diberikan oleh Menpora RI, Zainudin Amali, terhadap sang atlet berkat kiprah sensasionalnya selama ini.

Hari ini kita akan melepas Greysia dari dunia keprofesionalannya. Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih pada Greysia yang telah mengharumkan Indonesia di ajang olahraga internasional, ujar Menpora Amali dilansir dari laman resmi Kemenpora, Senin (13/6/2022).

Menariknya, Menpora RI menjelaskan bahwa Greysia Polii tidak akan keluar dari dunia olahraga setelah ini. Pasalnya, wanita berusia 34 tahun itu diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, meskipun Greysia sudah istirahat dari dunia keprofesionalannya, tetapi dia tetap menjadi bagian kami, karena Greysia Polii adalah ASN di Kementerian Pemuda dan Olahraga,” papar Amali.

Hal itu, lanjut Menpora didasarkan oleh perintah dari Presiden RI, Joko Widodo. Menpora RI menegaskan bahwa masa pensiun atlet berprestasi akan terjamin. Adapun salah satu karier yang bisa dipilih atlet tersebut adalah menjadi ASN.

“Perintah dari Bapak Presiden Joko Widodo, atlet berprestasi ditawarkan, kalau mau silakan jadi ASN. Demikian pula sekolahnya,” kata Menpora Amali.

Adapun keistimewaan itu diberikan demi menginspirasi atlet-atlet muda agar mampu tampil baik dan berprestasi. Tentunya, Greysia Polii dapat dijadikan role model bagi pebulu tangkis muda agar mampu terus berkembang dan menampilkan yang terbaik.

Tak Mudah Menyerah

Sementara itu, Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna menilai Greysia Polii merupakan sosok atlet yang cerdas, multitalenta, dan tidak mudah menyerah.

“Greysia mencermati, tekun dan berhasil mengalahkan lawan-lawannya dengan tenang. Ini membutuhkan kecerdasan tentunya,” kata Firman.

“Dia juga merupakan seorang yang multitalenta, bisa juga bermain musik. Kemudian, Greysia pernah mengalami cedera dan dia tidak menyerah serta terus berusaha. Puncaknya bersama Apriyani Rahayu, dia berhasil mendapatkan medali emas Olimpiade Tokyo,” ungkap Agung.

Greysia Polii sendiri mengatakan bahwa apa yang telah diraihnya ini memang telah dia cita-citakan sejak kecil. “Perjalanan yang panjang untuk mencapai semua apa yang dicita-citakan dari kecil. Itu tak lepas dari dukungan masyarakat Indonesia, keluarga dan dukunngan dari teman-teman yang ada disini,” kata Greysia.

Tak lupa, Greysia juga mengucap syukur atas pencapaian yang diraihnya selama ini. Greysia menyadari, namanya bisa dikenal sampai sejauh ini karena olahraga bulu tangkis.

“Saya merasa kadang tidak pantas berada disini. Tapi saya benar-benar berterima kasih dan mengucap syukur,” ujarnya.

Tangis Greysia akhirnya benar-benar pecah saat melakukan victory lap. Dia membawa bendera Indonesia dan melambaikan tangan kepada penggemarnya, serta bersalaman. (BH)